Events & News
- Diagnosis & Management Update on Sexual Dysfunction Toward a Joyful Family
2008-03-11 12:25:21
by admin
Information
- - Home
- - Origin
- - Committee
- - Past Activity
- - Membership
Member Area
Catatan Sekilas ASI
Ketika beberapa orang berkumpul di lantai dua Klinik Grasia di Kebon Jeruk Jakarta untuk bersepakat mendirikan organisasi Seksologi, tidak seorang pun membayangkan bagaimana reaksi yang muncul. Hari itu 21 Juli tahun 2000. Mereka berkumpul dan bersepakat mendirikan sebuah organisasi yang disepakati bernama Asosiasi Seksologi Indonesia dengan singkatan ASI. Di situ ada Arif Adimoelja, Wimpie Pangkahila, Nugroho Setiawan, Rudy Yuwana.
Hampir setahun kemudian, yaitu pada 19 Mei 2001 ASI dideklarasikan pada suatu acara seminar untuk publik yang dilangsungkan di Hotel Grand Mahakam Jakarta. Sejak itulah reaksi positif muncul, banyak yang mendaftarkan diri menjadi anggota.
Dengan mengemban visi dan misinya, ASI telah melakukan beberapa kegiatan ilmiah setelah Seminar untuk publik pada kesempatan deklarasi itu. Dengan Visi "Kehidupan seksual yang sehat meningkatkan kualitas hidup masyarakat" dan Misi "1. Menyatukan dalam satu organisasi profesi berbagai tenaga ahli dari berbagai disiplin ilmu pengetahuan yang mempelajari berbagai aspek seksualitas, 2. Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam menghadapi masalah seksual masyarakat sesuai dengan perkembangan seksologi yang mutakhir, 3. Meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui aspek seksualitas sesuai dengan perkembangan seksologi yang mutakhir", ASI melangkah pasti melakukan kegiatan selanjutnya.
Beberapa kegiatan ilmiah yang dilakukan ASI selanjutnya ialah:
1. Seminar Nasional I 29-30 September 2001 Surabaya
2. Konas I 20-21 Juli 2002 Denpasar yang dilaksanakan berurutan dengan PIT PANDI
3. Biennial Meeting 8-9 Oktober 2004 Jakarta
Semua kegiatan ASI pada umumnya menarik peserta yang antusias mengikutinya. Ini menunjukkan informasi tentang berbagai aspek seksualitas diperlukan bagi pelayanan untuk masyarakat. Justru inilah yang kita sampaikan pada saat deklarasi berdirinya ASI pada 19 Mei 2001. Berikut ini adalah kutipan sebagian isi deklarasi itu:
"Di tengah ketidakmengertian masyarakat karena pengetahuan seksual yang rendah, muncul pihak tertentu yang memanfaatkan momen ini untuk kepentingan dan keuntungan pribadi. Mereka dapat muncul dalam bentuk iklan yang menawarkan janji kosong yang dikaitkan dengan peningkatan fungsi seksual. Mereka juga dapat muncul dalam bentuk iklan pengobatan atau cara penyembuhan masalah seksual yang tidak benar sehingga merugikan masyarakat. Mereka dapat pula muncul dalam bentuk pemberian informasi di media massa tetapi salah.
Celakanya media massa juga tidak mengerti sehingga tidak dapat menyeleksi berita mana yang tidak seharusnya dimuat karena justru semakin membodohi masyarakat. Banyak informasi tentang seksualitas di media massa yang disampaikan oleh mereka yang menyebut diri pakar, ternyata bukanlah informasi yang berdasarkan kebenaran ilmiah. Mereka telah menyampaikan informasi tentang seksualitas bukan berdasarkan ilmu pengetahuan, melainkan hanya berdasarkan mitos atau apa yang mereka alami atau mereka dengar.
Maka kecemasan kami semakin dalam karena masyarakat menjadi semakin bodoh setelah menerima informasi yang salah itu. Masyarakat semakin terperangkap dalam mitos tentang seks yang selanjutnya dapat menimbulkan akibat buruk. Di sisi lain, persepsi masyarakat terhadap Seksologi menjadi semakin kacau.
Maka kami pun tidak dapat lagi berdiam diri dan hanya memendam kecemasan. Kami yang selama ini serius menekuni Seksologi sepakat untuk menghimpun diri dalam sebuah organisasi. Melalui organisasi ini kami berharap dapat berbuat sesuatu yang lebih berarti bagi masyarakat agar mereka tidak menjadi korban karena ketidakmengertian tentang seksualitas".
Susunan pengurus pada waktu didirikan:
Susunan pengurus
| Penasihat | : Prof. Dr. Sarlito Wirawan Sarwono |
| Ketua | : Prof. Dr.dr.Arif Adimoelja,MSc.,SpAnd |
| Ketua I | : Prof.dr.Arjatmo Tjokronegoro,PhD,SpAnd |
| Ketua II | : Dr.dr.Akmal Taher,SpU |
| Ketua III | : dr. Rudy Yuwana,SpBU |
| Sekretaris | : Prof.Dr.dr.Wimpie Pangkahila,SpAnd,FAAC |
| Sekretaris I | : dr. Nugroho Setiawan,MS,SpAnd |
| Bendahara | : dr. Susanto Suryaatmaja,MS,SpAnd |
| Bendahara I | : dr. Endro Purwoko, MS,SpAnd |
Sebagai hasil sidang organisasi pada Kongres Nasional I di Denpasar, 20-21 Juli 2002, susunan pengurus mengalami perubahan menjadi sebagai berikut.
PERIODE 2002-2006
| Penasihat | : | Prof. Dr. Sarlito Wirawan Sarwono Prof. dr. Ratna Suprapti Samil,SpOG |
| Ketua Umum | : | Prof. Dr.dr.Arif Adimoelja,MSc.,SpAnd |
| Ketua I | : | Prof.dr.Arjatmo Tjokronegoro,PhD,SpAnd |
| Ketua II | : | Dr.dr.Akmal Taher,SpU |
| Ketua III | : | dr. Rudy Yuwana,SpBU |
| Sekretaris Jenderal | : | Prof.Dr.dr.Wimpie Pangkahila,SpAnd,FAACS |
| Sekretaris I | : | dr. Nugroho Setiawan,MS,SpAnd |
| Sekretaris II | : | dr. M.Oka Negara |
| Bendahara Umum | : | dr. Susanto Suryaatmaja,MS,SpAnd |
| Bendahara I | : | dr. Endro Purwoko, MS,SpAnd |
| Bendahara II | : | dr. Johannes Soedjono, MKes,SpAnd |